I’m Yours

Aku takut.
Bahagia.
Dan berbagai perasaan lain.

image

Cinta sejati.
Mencintai tanpa henti.
Walau waktu terus berlari.
Pernahkah kalian seperti itu?

Suka seseorang hingga tak melirik ke yang lain.
Mencintai seseorang dan menutup pintu untuk yang lain.
Aku pernah.

Dia membuatku merasa hanya ada satu lelaki di dunia ini yang berhak mendampingiku.
Dia menutup perasaanku hingga tak ada lelaki lagi yang menarik di dunia ini.
Dia yang membuatku yakin bahwa sendiri saat ini lebih baik.
Demi dia, untuk menunggunya.

Setelah 4 tahun berlalu, dimana 2 tahun kuhabiskan untuk mencarinya dan 2 tahun berikutnya berusaha melupakannya.

Aku sudah ikhlas.

Dan dia hadir.
Tanpa dicari, tanpa disangka, tanpa appoinment.

Sgala memori yang sudah terkubur itu pun muncul lagi ke permukaan.
Dia masih sama.
Seperti yang dulu.
4 tahun tak mengubah apapun.

Aku senang. Senang sekali.
Bahkan Ina pun katanya ikut senang.

Tapi aku takut.
Aku takut dia hadir untuk pergi lagi.
Aku takut Tuhan hanya mempertemukan bukan untuk mempersatukan.

Kami pernah bertemu, kemudian berpisah.
Lalu apakah sekarang kami dipertemukan untuk dipisahkan lagi.
Aku yakin Tuhan tidak sebercanda itu.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: