Devil Environment

Aku jenuh.

***

Setelah perjalanan semalam entah kenapa moodku jadi hancur berkeping2.
Berbagai perasaan berkecamuk.
Ada rasa kesal, kecewa, benci dan sebagainya.

Kemarin tenang2 saja saat tak tau ini semua.
Tapi kenapa mereka bercerita.
Itulah kenapa aku lebih suka menjadi tidak tahu.
Tidak tahu itu menenangkan.

Sudah mencoba untuk lupakan semua tapi tetap tak bisa.
Sungguh ini semua hanya membuat rusak dan sakit hati.

Toh yang kemarin bukan yang pertama. Aku sudah sering mendengar mereka membicarakan mereka.
Semuanya sama saja.
Siapa yang tidak ada itu yang jadi bahan bicara.

Jadi bagaimana kalo saat aku tak ada?
Bukan tidak mungkin aku yang mereka bicara kan?

Suka ngomongin di belakang, saling iri, mementingkan diri sendiri. Lingkungan kerja seperti inikah yang akan terus kujalani?

Belum lagi kalo alatnya rusak. Langsung deh semua mata tertuju padaku.
Emang aku gitu yang ngerusak?

Kalo mesin cuci atau kulkas di rumahmu rusak itu terus orang rumah disalahin?

Semua orang ga ada yang mau alatnya rusak.
Aku seubel..

Envy banget ma orang yang bisa mengungkapkan perasaannya dengan nyamannya.
Sedang aku tak bisa.

Tuhan, bantu aku…
Mereka jahat Tuhan…

Advertisements

1 Response so far »

  1. 1

    krissttiiinnnnn said,

    siapa mereka mj? katakan padaku nanti kalo ketemua aku tabok merekaa gggrrrrrrr….


Comment RSS · TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: