Bukan Inginku

“Nadia besok merid nih, kamu kapan?” Tanya Bu M.

“Hehehe… carikan calonnya buuu” jawabku malu2.

“Carikan…carikan… siapa ya??” Bu M kelihatan berpikir keras.

Aku cuma diam dan tersenyum.

“Di kantor sisa 2 orang yang belum merid. Si Emen sudah ada calon, si Yapi kamu nya ga mau”

“Wadouh siapa bilang ga mau Bu” jawabku dalam hati.

“Yapi kurang berisi sih… kamu kan sukanya yang berisi. Bapa yang ituuu sudah punya istri belum yaaa, itu kayanya tipe kamu banget deh” tunjuk bu M ke bapa dari ukl-upl itu.

“Ato kita suruh Yapi makan yang banyak ya Ni? Biar berisi…” lanjut bu M lagi sama Ani.

Adudududu… ini siapa yang bilang gue ga suka sih. Nanti sampe lagi ke Yapi. Kan ga enak masa alasan nolak gara2 badan kurang berisi.
Iya aku pernah bilang suka sama cowo gendut, tapi bukan berarti cowoku harus gendut. Suka ya suka aja ga harus.
Pengen klarifikasi ke bu M en jawab “siapa yang bilang ga suka bu” pasti langsung heboh en dikira gue suka.

“Si Ulul mo dikenalin sama pak Budi gak mau Ni” masih aja nih bu M cerita2 masalah jodoh haha…

“Kok aku ga dikenalin ma pak Budi sih Bu” eaaa masih dalam hati gue lagi.

Sebenarnya ma bapak ukl-upl itu aku suka, sama Yapi juga oke2 aja, sama pak Budi mau juga.
Tapi sayangnya aku diam aja hahaha…
Jadi Bu M ga tau en ga bisa deee melanjutkan misi perjodohannya.

Aku terlalu malu sih, lebih tepatnya “gengsi”.
Ya sudahlah.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: