(New Serial) Cinta Pertama – Mikha *18

19 Januari 2011

Ternyata tidak perlu waktu lama bagiku untuk mulai menata hidup lagi. Mencoba membuka hati dan memberi kesempatan untuk seorang lelaki.

His name is Aldi.

Hmmm…. sebenarnya pas pertama lihat agak mengecewakan karena sebelumnya sudah mengkhayalkan kalo dia adalah sosok yg so handsome, huhu gara-gara Heni nih lebay banget. Ternyata Heni memang belum benar-benar mengetahui bagaimanakah seleraku, padahal kami sudah lama berteman, huhu…Heni awas kamu…

But, cowo ini masih sopan. Walaupun aku agak risih dengan sikapnya yang sambil ngetik-ngetik sms itu. Smsan ma siapa sih ? Tidak menghargai banget.

Sebenarnya dari sore aku emang sudah pengen makan bakso. Tapi aku masih sungkan untuk mengatakan keinginanku padanya. Jadilah kami berputar-putar tak jelas. Dalam hatiku terus bertanya en mengkritik, “Apakah cowo ini tidak ingin mengajakku makan ? Kenapa dia tidak bertanya apakah aku sudah makan ? Terus aku maunya makan apa ?”

Puluhan kilometer itu terus kami lalui, masih dengan diam dan tanpa tujuan yang jelas.Semua kediaman dan kebisuan ini… mengingatkan ku pada Mas Frans, kami tak pernah kehabisan bahan obrolan, huhu…kangen Mas Frans.

Aku benar-benar tidak suka cowo yang tidak bisa menentukan tujuan. Aku slalu mendambakan sosok pria itu harus bisa jadi pemimpin, jadi teladan, dimulai dari hal kecil ini, menentukan mau jalan kemana, tapi juga harus meminta pendapat atau persetujuan dari orang yang dipimpin (Lha, kok jadi berat gini omongannya).

Lalu dia mengajakku berhenti di Duta Mall. Whats ? Ke DM, oh tidak, aku benar-benar lagi males. “Jangan kesini deh…”kataku.  Dia menuruti saja apa mauku. Kami melanjutkan perjalanan lagi.

Sampe akhirnya perjalanan ini semakin tak jelas, dan kami masih saling diam. Ah, aku jadi teringat Ihsan, smua perjalanan ini mengingatkanku padanya. Jalan yang sama telah kami lalui, obrolan yang tiada henti, serta perhatiannya yang menanyakan aku mau makan apa. Huhu…Kangen Ihsan.

Hingga akhirnya kami tiba di sebuah warung seafood. Oh MG, aku tidak mau makan ini lagi. Terus dengan pura-pura bodoh aku bertanya, “Kita ngapain kesini?”. Lalu dijawabnya, “Makan” dengan suara yang sedikit bergetar. Ah, segala prasangka negatif ku buyar, dia bukannya tak ingin mengajakku makan, tapi tadi dia tak berani mengatakannya kepadaku.

Akhirnya aku pun bisa bersuara juga, “bagaimana kalo kita makan bakso aja ?”. “Oh… Oke”, jawabnya.

Ah, seandainya dia menanyaiku dari tadi, mungkin tak usahlah puluhan kilometer itu menjadi saksi.

Kemudian aku menunjuk salah satu bakso yang memang pernah ku kunjungi sebelumnya.

Kami makan disitu, semuanya biasa saja.

“tene neng te ne neng….” oh, ringtone hape ku.

Kulihat di layar, Elis. Wah, telepon yang sudah kunantikan sejak lama tapi sayangnya sekarang malah di saat yang tidak tepat.

Aku ngobrol cukup lama dengan Elis dibarengi dengan tatapan pria itu. Aku merasa tidak enak, lalu lah aku berjanji pada Elis kalo aku akan menghubunginya nanti.

Ah, bakso ini, mengingatkanku pada Mikha. Huhu….kangen Mikha…

So, selama makan kami cuma ngobrol sedikit dan suasana benar-benar kaku. Aku saat itu memang jadi pendiam. Aku sengaja tidak ingin mengeksplor diriku, tidak ingin membiarkan mereka dengan mudah masuk ke hatiku. Aku ingin tahu sejauh apa dan dengan  cara bagaimana pria-pria ini bisa meluluhkan hatiku.

Aku memang gugup saat di dekatnya, tapi aku pikir itu wajar karena kami baru kenal. Menurutku itu bukan sama sekali karena chemistry.

So, kesimpulannya cowo ini biasa aja, dia ga bisa buat aku tertarik, tapi ya karena aku baik, aku beri kesempatan lah, pengen tau sejauh mana dia bisa, en apa aja yang akan dia lakukan.

Dan juga kenapa jalan dengannya aku malah jadi kangen dengan pria-pria lain ya???

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: