Serial Mia dan Davi (13)

Mia sebenarnya sebel  sama Davi. Padahal dia yang pengen bikin Davi galau, tapi malah sekarang dia ikut2an galau.
Tiba2 Mia merasa rindu yang teramat sangat pada Davi. Ingin denger suaranya.

Mia : Wanna hear ur voice
(Ketik Mia, tapi urung di enternya… yang ada malah dihapusnya)
Mia : Cil
(Akhirnya cuma itu yang diketik Mia)
Davi : Apa dol?
Mia : Ga jd, lama sih
(1 jam lebih baru dibalas, sempat basi sudah rasa kangen Mia)
Davi : Baru selesai besuk temen kecelakaan
(Mia jadi ga enak, dia sudah suudzon ma Davi)
Mia : Ohhh temen dmana?
Mia : Sdh buka?
Davi : Temen d gudang dol
Davi : Udah barusan aja selesai makan

Kok jadi awkward ya? Kayanya Davi lagi ga pengen diganggu.

Mia : Ohhh… Pasti lu capek bgt ya…
Mia : Met istirahat ya cil
Davi : Lumayan dol. Drpd lumanyun
Davi : Okok dol tq ya

Tuh kaann…Davi lagi ga pengen chat ma Mia. Apa gara2 chat mereka siang tadi ya?

Mia : Jangan lupa doa…
Mia : Moga tidurnya nyenyak cil
(Mia tetap ingin beri perhatian ke Davi)

Tapi… kenapa Mia malah jadi ingat cerita Davi siang tadi (ceritanya di’skip yaa ga masuk chat karena cerita horor sih) ia jadi tidak bisa tidur.
Aduh masa chat Davi lagi? Tadi kan sudah end chat.
Chat Ina aja ahh.. Ga di read.
Aduh siapa lagi yang ada di Line?
Oh Ka Eza, Mia chat ka Eza tapi ga di read juga.
Dan Mia sekarang makin merasa takut. Akhirnya chat Davi juga.

Mia : Lu udah tidur ya
Davi : Blom dol
Davi : Msh nonton aja

Kok Davi ga nanya kenapa sih?? Kok Davi ga care?

Mia : Gue tiba2 takut neh
Mia : Hadoohhh
Davi : Takut knapa?
Mia : Pas gue nulis “jgn lupa doa” gue malah jd ingat cerita lu trs jd mrsa ada org d blkg en merinding
Mia : Jantung jg berdetak lbh kencang
Mia : Trs ingat ini mlm jumat, bnr2 mrsa tdk tenang
(Mia ngetik sambil gemetaran)
Davi : Hahaha
Davi : Apa deh
Davi : Ga harus gitu dol

Davi kok responsnya gitu sih? Walaupun Mia agak merasa nyaman dengan ketawanya Davi.

Mia : Malah diketawain
Mia : Aku kudu piye
Davi : Berdoa sebelum tidur
Mia : Tp…

Ah Davi tidak mengerti Mia. Selanjutnya Mia mencoba tidur lagi.

Mia : Tuh kan… Ga bisaaaa
Davi : Bisa bisaa
Davi : Gw aja bisaa
Davi : (stiker)
Mia : Kirim ketawa en stiker lucu cil
Davi : (stiker)
Davi : (stiker)
Mia : Oke nyoba tidur lg
Davi : Okaaaaayyh

Ah Davi kok gitu.
Saat ini Mia benar2 butuh seseorang. Kenapa Davi tidak worry. Kenapa dia tidak segera menelpon Mia? Atau sekedar hectic menanyakan kabar dan perasaan Mia saat ketakutan ini.
Ah tidak ada yang mengerti Mia.
Memang yah tidak ada satu orangpun yang bisa selalu ada.
Ya akhirnya Mia menyadari kesalahannya, harusnya ia cukup mengingat dan bercerita pada Allah. Hanya Allah orang yang bisa diajak chat kapanpun, tanpa batas.

(Bersambung)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: