That’s My Way

Hai namaku Mujay. Setiap hari aku bekerja di sebuah Perusahaan besar bergerak di bidang Elektronik.
Aku mendapat tugas sebagai warehouse admin merangkap stock control. Bisa kebayang donk betapa sibuknya aku. Ditambah lagi warehouse leader yang tidak dapat diandalkan. Jadi semuanya aku dan aku.
Pagi adalah waktu tersibukku. Jam setengah 9 aku datang kemudian menyapu ruanganku sendiri. Selanjutnya aku sibuk menarik data untuk membuat stok harian. Aku harus cepat menyelesaikannya karena jam 9 para sales sudah ribut menagih stok itu yang akan digunakan untuk meeting mereka dengan branch manager.
Selesai stok, aku sudah ditunggu para supir untuk memprint DO, inipun tidak bisa berlambat2 karena akan menentukan antrian mereka di toko.
Setelah para sales mendapatkan stoknya dan para supir berangkat aku bisa cukup lega. Selanjutnya akan ada container barang yang masuk dan harus aku cek pula. Belum lagi barang retur dari toko maupun servis yang harus aku buat surat tanda terimanya. Kemudian aku proses di sistem yang begitu ribet dan panjang prosesnya.
Belum lagi kalau hari Rabu aku harus membuat stok mingguan yang juga sangat complicated.
Dan hal yang slalu membuat aku harus lembur adalah pick release. Sering aku tertinggal sendirian di gudang hanya untuk melakukan tugas ini. Di tahun pertama bekerja aku sering pulang jam 12 sampe jam 1 malam.
Aku tak punya waktu untuk bergaul dengan selain orang kantor. Di bulan puasa pun aku harus rela tidak tarawih demi hidupku yang work oriented itu.
Bahkan seringkali melewatkan momen2 penting bersama keluarga, mulai dari acara nikahan, tamatan adek, kelahiran ponakan dan acara-acara keluarga lainnya.
Hari Sabtu yang harusnya hari kepulanganku ke rumah sering pula harus lembur kalau ada container barang yang harus aku cek dan receive di sistem.
Sampai rumah malam minggu dan kecapean. Hari Minggunya aku habiskan di rumah dengan nonton TV. Senin pagi kembali ke kota tempat aku bekerja dan menjalani kehidupan sebagai anak kost.
Hectic dan crowded banget kan hidupku. Tapi itu 1,5 tahun yang lalu sebelum aku memutuskan untuk resign dan menjalani kehidupanku yang sekarang. Sebagai seorang enterpreneur muda, cihuuyyy…

image

” Postingan ini diikutsertakan dalam Giveaway 4th Anniversary Emotional Flutter

Advertisements

3 Responses so far »

  1. 1

    dwi said,

    sebuah pilihan yang tepat mbak,,,aku pengen jadi enterpreneur juga,,,jualan baju muslim dan jilbab serta aksesorisnya….usaha itu juga masih dirintih perlahan…salam kenal dari surabaya…kalo tertarik dengan giveawayku monggo ikutan di http://tweetysaya.blogspot.com/2013/08/first-giveaway-august-13-by-dwi-puspita.html

  2. 2

    Keven said,

    Wah, enterpreneur muda. Gimana sepak terjang lu sekarang, Mu? Ceritain donk, hahaha.

    Anyway, thanks udah ikutan giveaway Emotional Flutter =)

  3. 3

    emang, terlepas dari pekerjaan yg sangat mencengkeram kita itu luar biasa banget rasanya. legaaaa gitu. meskipun sekarang aku masih bekerja ngikut orang, blm jadi enterpreneur, tapi perusahaannya sangat manusiawi.
    sukses untuk usahamu yaaa… semangat


Comment RSS · TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: