Archive for July, 2013

I’m happy

Happy? Apa yang membuatku happy? Memang yah bahagia itu sederhana. Tidak perlu sesuatu yang spektakuler atau cetar membahana. Oke cekidot ceritanya.

Aku pengen banget lumpia dari beberapa hari ini. Daaann akhirnya baru hari ini kesampaian mo hunting tuh lumpia. Ngajak Nia ke pasar wadai eh dia nya belum mandi. So jam 6 sore kita baru berangkat.
Jalan kaki aja dan tau gak aku pake rok, hihi lagi suka aja gitu.
Pas sampe pasar eh ternyata dikit aja yang jualan. Tapii… eh eh kaya kenal deh (sekalinya kenalpot haha just kidding). Dan dia itu cowo yang aku rindukan (lebay). Semacam ada radar Neptunus kehadirannya itu slalu aku rasakan. Aku pun langsung menegurnya.
“Hey… hey…” dia menoleh ke arahku lalu tersenyum dan berkata “Hey… ngapain?”
“Mo nyari kue hehe” jawabku.
“Tumben, gak biasanya” katanya heran.
Aku cuma senyum dan berlalu meninggalkannya. Dia pun masuk ke warung entah mo beli apa.
Aku beli beberapa kue yang aku mau. Senang deh bisa ketemu dia. Untung tadi aku gak tampil seadanya hihi…
Pas aku selesai belanja eh tenyata dia juga baru keluar dari warung. Dia yang di warung kelamaan ato aku yang belanja kecepatan ya?
Dia senyum melihatku dan menjalankan motornya ke arahku.
“Mo bayar pulsa” ucapnya sambil mengeluarkan uang dari sakunya.
“Beli apa tadi?” Tanyaku.
“Beli… rokok” dengan ragu dia menjawab karena dia tahu aku sangat tidak suka dia merokok.
Aku masih diam lalu dia berkata lagi” disitu rental DVD yang aku ceritain waktu itu”.
“Ohhhh…” jawabku.
“Kamu sudah selesai belanjanya? Sudah mo pulang gak? Mo kemana lagi habis ini? Ikut aku mau gak?” Tawarnya.

Huwaaaa… God !!! Aku sedang mimpi ya? Ini.. ini apaan? Mana senyumnya manis banget lagi. Aku mauuu… aku mauuu…

“Bertiga mau gak?” Tanyanya lagi ke arah Nia.
Jleb. Aku baru sadar kami bertiga. Dan smua khayalan pun sirna.
“Makasih deh. Kami jalan kaki aja” jawabku.
“Oke” katanya sambil menyalakan motornya.
Aku dan Nia pun berjalan pulang.

Kesempatan ini kesempatan. Aku melewatkan saat2 boncengan dengannya. Huwaaaaaa….
Harus yakin, masih banyak kesempatan lain di masa depan, amin.

Leave a comment »

Memikirkannya

Mungkin gak sih menyukai 2 orang dalam waktu yang bersamaan?
Bukan… ini bukan aku. Aku lagi gak suka sama siapa2 kok, suwer. Itu cuma tentang… ah sudahlah tak usah dibahas.
Malam tadi adek sepupuku merid, bestiesku juga merid untuk ke2x nya. Lah aku kapan meridnya?
Saat ini aku tidak ada dekat dengan siapapun. Ini smua memang inginku untuk tidak berpacaran lagi. Ya ya sudah cukup smuanya.
Tapi kapan jodohku datang?
Saat ini memang ada POI yang ingin menjadikanku yang kedua, hahaha… Ngakak banget dah kalo cerita tentang POI ini, tapi diantara semuanya memang dia sih yang paling respect sama aku.
Ya, msh ada selain POI yaitu Mbem, haha..
Aku suka sih sama dia (halah, tadi baru aja bilang lagi gak suka sama siapa2). Ini suka yang biasa aja kok, no more. Toh aku juga merasa hubungan sama dia gak ada endingnya. Aku ngerasa dia gak cukup siap untuk jadi suami. Aku ngerasa dia masih ingin mengejar sesuatu yang aku tak bisa mendampinginya.
And the last kaeza. Ini dia nih yang aku rasa menyukai “ehem” tapi aku juga pikir dia suka sama aku. Yah something like that. Aku juga punya feeling gak akan bisa sama cowo yang satu ini karena KAMI BEDA. Iya beda aliran, kalo agama sih sama tapi dia aliran muda gitu, dan aku merasa cukup banyak hal berbeda yang tidak bisa untuk kita satukan.
Oke, that’s all. Jadi intinya aku masih belum punya dan belum ketemu jodohku. Yah mencoba menjalani dengan yang dirasa nyaman dan mudah saja. Katanya sih gitu, klo emang jodoh, jalannya itu akan semulus jalan tol.
Can’t wait more Tuhan… segerakanlah, as soon as possible… amin

Leave a comment »

Aku Kecil

Perjalanan semalam memberi banyak pelajaran padaku. Tapi juga cukup men down kan ku.
Iya akhir2 ini entah kenapa aku begitu rapuh.
Kemarin rasanya aku itu bukan apa2, rasanya aku itu keciiilll sekali. Padahal aku sudah mulai pede dan bangga tapi ternyata aku masih banyak kekurangan.
Iya, aku ini orangnya gak mau nerima kritik. Gak tau juga deh. Padahal harusnya aku siap dan aku tahu bahwa orang yang tidak mau dikritik itu gak akan maju.
Semangat kembalilah padaku semangat.

Leave a comment »

Perasaan Ini

Bukankah aku sudah tak punya perasaan lagi padanya? Tapi kenapa kekhawatiran ini terus ada. Aku tidak mengerti apa yang ku khawatirkan.
Toh sudah jelas aku lebih tahu dan slalu lebih dulu tahu tentangnya daripada kamu. Tapi… tetap saja aku merasa dia itu sukanya sama kamu. Ya terus ngapain aku repot kalo dia suka sama kamu? Emang dia siapa. Nah itu yang aneh, hmmmm…

Leave a comment »

Jodoh Lagi Jodoh Lagi

Ya ya topik ini masih hot. Yaiyalah secara penulisnya ini masih belum ketemu juga ma jodohnya.
Aku sebenarnya orangnya gak pemilih, suwer. Aku mau menjalani dengan cowo manapun dan seperti apapun. Toh slalu ada yang pertama untuk sgalanya. Jadi untuk memulai belajar mencintai seseorang itu bukan masalah bagiku.
Tapi anehnya setiap membayangkan orang itu akan jadi jodohku, tau gak apa hal pertama yang slalu aku bayangkan?

Jreng… jreng…

Aku tuh membayangkan bisa gak nanti aku foto2 bareng dia. Aneh banget kan? Gak ngerti juga kenapa itu seakan jadi kualifikasi pertama untuk jadi suamiku.
Aku cuma ingin punya suami yang kelak bisa foto2 gokil dan dipajang di display picture bbm.
Sesimpel itu guys.. dan nobody can do it together me 😦 Not yet. Semoga segera ada, amin.

Leave a comment »

Melting Moments

Aku slalu tak kuasa menahan diri dan air mata ketika mendengar tentang orangtua, kemiskinan dan kematian.

Kenapa orangtua? Karena begitu banyak jasa mereka dan aku tak bisa membalasnya dengan apapun. Aku slalu sedih setiap mendengar puisi atau cerita tentang ibu atau ayah. Bahkan mendengar lagu Bunda nya Teh Melly saja airmataku sering menetes.

Kemiskinan? Aku slalu trenyuh melihat kemiskinan. Acara2 di TV atau melihat langsung. Rasanya aku jadi orang kok gak bersyukur banget. Ada begitu banyak orang yang jauuuuuh lebih melarat terus kenapa aku masih saja mengeluh setiap hari?

Terakhir kematian. Aku menitikkan airmata saat ada yang pulang, bahkan untuk seseorang yang tidak kukenal. Bukan karena kepergiannya atu kehilangannya. Tapi sebuah warning untuk diriku sendiri bahwa kematian itu pasti. Sudah siapkah aku? Sudah seberapa banyak amalku?
Dan lagi2 cuma ingin mengingatkan diri sendiri bahwa tujuan hidup di dunia ini bukan harta dan kebahagiaan semata, tapi adalah bekal untuk di akhirat nanti.

Semangat ukhti !!!

Leave a comment »

That’s My Way

Hai namaku Mujay. Setiap hari aku bekerja di sebuah Perusahaan besar bergerak di bidang Elektronik.
Aku mendapat tugas sebagai warehouse admin merangkap stock control. Bisa kebayang donk betapa sibuknya aku. Ditambah lagi warehouse leader yang tidak dapat diandalkan. Jadi semuanya aku dan aku.
Pagi adalah waktu tersibukku. Jam setengah 9 aku datang kemudian menyapu ruanganku sendiri. Selanjutnya aku sibuk menarik data untuk membuat stok harian. Aku harus cepat menyelesaikannya karena jam 9 para sales sudah ribut menagih stok itu yang akan digunakan untuk meeting mereka dengan branch manager.
Selesai stok, aku sudah ditunggu para supir untuk memprint DO, inipun tidak bisa berlambat2 karena akan menentukan antrian mereka di toko.
Setelah para sales mendapatkan stoknya dan para supir berangkat aku bisa cukup lega. Selanjutnya akan ada container barang yang masuk dan harus aku cek pula. Belum lagi barang retur dari toko maupun servis yang harus aku buat surat tanda terimanya. Kemudian aku proses di sistem yang begitu ribet dan panjang prosesnya.
Belum lagi kalau hari Rabu aku harus membuat stok mingguan yang juga sangat complicated.
Dan hal yang slalu membuat aku harus lembur adalah pick release. Sering aku tertinggal sendirian di gudang hanya untuk melakukan tugas ini. Di tahun pertama bekerja aku sering pulang jam 12 sampe jam 1 malam.
Aku tak punya waktu untuk bergaul dengan selain orang kantor. Di bulan puasa pun aku harus rela tidak tarawih demi hidupku yang work oriented itu.
Bahkan seringkali melewatkan momen2 penting bersama keluarga, mulai dari acara nikahan, tamatan adek, kelahiran ponakan dan acara-acara keluarga lainnya.
Hari Sabtu yang harusnya hari kepulanganku ke rumah sering pula harus lembur kalau ada container barang yang harus aku cek dan receive di sistem.
Sampai rumah malam minggu dan kecapean. Hari Minggunya aku habiskan di rumah dengan nonton TV. Senin pagi kembali ke kota tempat aku bekerja dan menjalani kehidupan sebagai anak kost.
Hectic dan crowded banget kan hidupku. Tapi itu 1,5 tahun yang lalu sebelum aku memutuskan untuk resign dan menjalani kehidupanku yang sekarang. Sebagai seorang enterpreneur muda, cihuuyyy…

image

” Postingan ini diikutsertakan dalam Giveaway 4th Anniversary Emotional Flutter

Comments (3) »