Finding Destiny (Eps. 82) : Sebuah Impian

Yeayyy… sebentar lagi salah satu impianku bakal terwujud. Smoga smuanya berjalan lancar’, amin.

Tapi sebenarnya bukan itu yang ingin ku ceritakan.
Jadi, tadi aku ke warnet. Ternyata sekarang sulit juga ya nyari warnet, banyak yang tutup gitu deh. Akhirnya aku nge’net di warnet ruko pinggir jalan itu.
Sebenarnya agak risih juga sih. Karena sekarang warnet identik dengan cowo dan anak2 untuk main games online. Lha aku?? Mau apa?? Mungkin itu pikir mereka.
Cuek aja lah. Toh setelah sudah dalam box mana peduli lagi dengan orang lain.
Huwaaaa… dan tujuanku ke warnet tidak terpenuhi. Aku mengalami kegagalan berulang-ulang melakukan hal yang ingin kulakukan itu.
Akhirnya aku pulang dengan putus asa. Sampe parkiran eh ternyata hujan pula. Aku ingin segera mengambil motorku. Tapi tatapan seorang lelaki menghentikanku.
Aku menatapnya, kami pun bertatapan.
Aku langsung membuka tas dan mengambil uang seribuan lalu kusodorkan ke lelaki itu.
“Ini” ucapku.
Lelaki itu masih diam dan cuek.
“Bayar parkir??” Tanyaku.
“Saya jualan siomay mba. Bukan tukang parkir. Itu gerobaknya” jawabnya sambil menunjuk gerobak siomay di depan.

Aku pun berlalu secepatnya. Tengsiiinnn….

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: