Archive for January, 2013

Intermezzo (Sebuah Mimpi) : Percakapan absurd dengan @radityadika

Di sebuah tempat, selesai syuting.

“Gimana kabar kehidupan kamu?” Tanya bang Dika padaku.

“Ih aktingnya tadi bagus banget deh. Kok gak bilang2 sih mau syuting kan aku mau ikutaaann” jawabku gak nyambung.

“Aku suka sama kamu” kata bang Dika lebih tidak nyambung lagi sambil dengan senyum khasnya yang ngenes itu.

“Ciyuss? Kak @kenyanind gimana?” Tampang serius.

“Aku suka kamu kaya kaka adek. Kalo cinta aku sih emang tetap buat @kenyanind seorang”

(Udah GR) “Ternyata di PHP in” gumamku.

“Eh kita nongkrong2 di cafe yuks” ajak bang Dika.

“Males ah, ntar kalo ada fans nya bang Dika gimana? Ntar aku dianggurin ” jawabku sambil cemberut.

“Gak mau ya dianggurin? Kalo diapelin mau doonnnkk” lagi2 dengan senyum ngenesnya.

“Ih Bang Dika kaya lagi syuting #malamminggumiko aja. Dari tadi ngerayu aku terusss” kataku malu.

“Emang lagi syuting “sambil senyum2.

“Hah? Miapah?”

“Iyaa… Kamu lagi berada di jebakan #malamminggumiko episode pertama. Selamat yaaa jadi cewe pertama yang dijebak”

*Pukulin bang Dika

***

Hanya sebuah mimpi.

Advertisements

Leave a comment »

Finding Destiny (Eps. 63) : (Lagi) Mencoba Tanpamu

Mia masih saja dengan kesibukannya, ya apalagi kalau bukan stalking. Sudah 4 hari ini ia dan Rama tidak ada komunikasi, sama sekali.

Ini memang tidak biasa, karena biasanya meski tidak bbman mereka masih berhubung di jalur lain. Tapi kali ini tidak.
Mia yang menginginkan ini. Dan Rama, entahlah. Mia sendiri tidak tahu apa yang ada di pikiran Rama saat ini.

Yang pasti status Rama saat ini sedang sakit. Kadang Mia heran, kenapa selalu di saat ia menghindar dari Rama maka kemudian Rama sakit #tanyakenapa.

Ya ya ya dan Mia masih saja tetap ingin tau tentang Rama. Jadi apa gunanya ia menghindari Rama, ingin mencoba tanpa kehadiran Rama. Kalau ternyata ia setiap saat terus melihat recent updates dan berharap ada kabar tentang Rama ato sekedar buka facebook juga hanya untuk tahu apa yang dilakukan Rama, meski Mia tidak bisa stalk Rama di twitter, yaiyalah apa yang di stalk coba kalau Rama tidak pernah nge tweet -__-.

Sebenarnya sering sekali tangan Mia ingin mengetik bbm untuk Rama. Ya meski namanya sudah Mia reset, tetap aja Mia search nama Rama di kontak bbm.

Mia cuma ingin tau sampai kapan Rama menyadari ketiadaan Mia, apa Mia cukup berarti buat Rama?

Mia kangen Rama.

Leave a comment »

Finding Destiny (Eps. 62) : A mistake

Andai hidup seperti Ms. Word, ketika melakukan kesalahan maka tinggal klik undo. Sayangnya kita tak pernah bisa kembali, tak bisa membuatnya kembali.

Aku memang gampang bosan, aku benci mengulang kesalahan yang sama. Aku ingin ketika salah kita bisa kembali ke awal dan membuat semuanya tidak jadi salah.

Tapi ini hidup. Semua harus tetap berjalan. Semua kesalahan harus dibenarkan, bukan berharap bisa kembali, bukan berharap semuanya menjadi tidak salah.

Leave a comment »

Finding Destiny (Eps. 61) : Kamu

Kadang kamu begitu menyesakkan jiwa

Memenuhi rongga dada

Menyebalkan hati

Membuat tersenyum bibir

Mempercepat denyut jantung

Menghentikan kerja paru-paru

Menahan mata untuk terjaga

Mencium aroma cinta

Memerahkan pipi

Ya. Itu kamu.

Tak ada yang bisa sepertimu.

Leave a comment »

Finding Destiny (Eps. 60) : A Vision

“Ifan mo beli hape tapi uangnya kurang, tambahin yaaa…” kata Mama Mia.

“Kak Mia aku pengen baju itu tapi aku bayarnya kredit yaaa…” rayu Dinda.

“Say… ketikin tugas kuliah aku donk” whatsapp dari Priscil.

“Mia, kok mandiri mobile aku gak ada login nya. Tolongin donk !!!” Telepon Asti pagi2 buta.

“Mbak Mia editin foto donkk !!!” Bbm Sari.

“Mia temenin gue nonton 5cm donk” kata Annisa di catfiz.

“Chynn.. bisa mnta tolong gak? Gue lagi perlu duit nih buat bayar kos. Pinjam boleh gak? Pehlissss !!!” Sms Stevi.

“Kak Mia bantu aku ngerjain PR matematika donk” pinta Nia di depan kamarnya.

“Kak Mia donlodin lagu sama games donk” rengek Opick.

***

Selagi masih ada kesempatan, masih ada peluang dan semua situasi dan kondisi memungkinkan.
Mia akan selalu melakukan apa yang bisa ia lakukan untuk orang-orang disekitarnya yang menyayangi dan disayanginya.

Leave a comment »

Finding Destiny (Eps. 59) : Hehe

Mia : Aku berhasil foto ma Reza.
Rama : Wah asiikk… Foto ma sapa lagi?
Mia :  Aku juga berhasil foto ma Sigit Basejam en Ayudia Bing Slamet.
Rama : Sukses donk. Terus yang masih belum kesampaian foto ma sapa??
Mia : Foto sama kamu…

#jleb
#kemudianhening

Leave a comment »

Finding Destiny (Eps. 58) : Mau Jadi Apa Negeri Ini?

(Pake sudut pandang orang pertama yaaa.. Biar lebih memuaskan mengeluarkan uneg2nya)

“Pa Kabar Fren?” Wall Diana padaku di Facebook.
“Hai, baik. Eh gimana tesnya? Aku gak lulus”
“Aku lulus, tadi ikut seleksi tahap 2, doakan yaaa”.

Jleb, Diana lulus? Dia yang jawabannya banyak salah? Yang Komputer gak bisa? Yang bikin folder en buka explorer minta bukakan aku? Yang mengerjakan excel gak selesai? Yang bikin tabel aneh banget? Yang grafiknya tidak dibuat? Yang menerjemahkan bahasa inggris dengan banyak bertanya?

*sigh

Mau jadi apa negeri ini dengan mempekerjakan orang seperti itu? Tidak bisakah bermain nepotisme secara halus?
Okay, namanya Gusti. Yang smua orang di kabupaten ini tau, siapapun yang namanya berawalan kata itu akan mudah ke depannya.

Aku yang sudah mulai mencintai negeri ini, mulai ilfil lagi.

Mungkin memang, orang2 berkompetern lebih dihargai di luar Indonesia. Ah, lagi2 tidak mengerti. Apa untungnya mempekerjakan orang yang tak bisa apa2.
Tidak adakah rasa cinta akan negeri ini?
Apakah mereka hanya ingin menghancurkan sistem pemerintahan negeri ini.

*sigh

Tak habis pikir.
Ilfil.
Mengecewakan.

Sungguh. Aku semakin tidak tertarik untuk mengabdi pada bangsa ini.

Makan sana duit rakyat.
Gak peduli !!!
Shit.
WTF !!!

Leave a comment »