Archive for December, 2012

Finding Destiny (Eps. 51) : Kisah Yang Sedikit Panjang

“Ada lowongan tuh di Bappeda. Paling lambat jam 12 ini” kata Lita yang tiba2 muncul di depan pintu rumah Mia.
Mia yang saat itu sedang bermalas2an langsung refleks bangun.
“Ayoo Mia buruan siap2” dukung Mamanya.
Dengan terburu2 Mia pun berangkat ke sana dengan Lita.
Di sana sudah ada beberapa orang yang menunggu, dan semuanya… Punya kenalan orang dalam. Itulah sebalnya Mia kalau melamar di instansi pemerintah. Nepotisme nya kagak nahaaan.
Dan selanjutnya entah kenapa Mia merasakan hawa negatif dari tempat kerja itu, kemudian ditambah lagi dengan Kepala Bappeda yang entah kenapa bagi Mia gak sreg aja dengan kata2 yang diucapkannya.
Semuanya itu terasa aneh. Mia tidak suka sesuatu yang tidak terorganisir, tidak sesuai sistem dan tidak jelas. Dan itu semua ada di tempat itu.
Masa waktu ujiannya tidak ditentukan “Suka2 kami, kapan kami ada waktu” begitu kata Kepala Bappeda yang Mia tidak tahu namanya.
So it’s mean mereka smua harus stanbye di tempat itu donk, wasting time banget.
“Karena pekerjaan ini nantinya memang seperti itu, pas sudah mau pulang bisa aja ditahan karena masih ada pekerjaan, yang sudah pulang ke rumah bisa aja di telpon lagi balik ke kantor” sambung Bapak Kepala Bappeda. WTF, Mia paling males lembur dan work oriented kaya gitu.

Sekali lagi, Mia bahagia dengan hidupnya yang sekarang. Kalau saja bukan karena Mamanya yang begitu menyuruhnya untuk ikut Mia sebenarnya tidak ingin ikut.

Dan, Mia slalu percaya Allah akan memberi yang terbaik untuknya, kalau memang pekerjaan itu baik maka ia pasti akan mendapatkannya, kalau tidak, maka akan ada yang lebih baik untuknya.

Advertisements

Leave a comment »

Finding Destiny (Eps. 50) : A Broadcast Message

“….BC….” Dari Rama.

Mia mengacuhkannya saja. Beberapa menit kemudian baru ia baca sekilas isinya.

“Itu beneran kamu kirim ke 33 orang Ram”

“Ku broadcast aja sih”

“Kamu broadcast? Kok warna fontnya gak ungu?”

“Oh… Itu tadi 10 aku kirim satu-satu, yang lain aku broadcast”

“Kok gitu? Kenapa jadi 10 orang kamu kirim satu-satu? It’s mean special ya? Uhuks”
Dengan pedenya gituh Mia bbm, soalnya Mia slalu mendapat BC dari Rama dengan font berwarna hitam. Ehemmm…

Lama tak ada balasan. Mia makin gugup.

“Hahahahaha.. Gak juga”

Miapah jawabannya gitu doank. Gak juga? Berarti ada benernya juga donk. Selamat Geer yah Mia.

“Eh kemarin lem apa yang bagus buat kayu”

˚◦°•Ħmmm…(―˛―“) okay I understand, he changes topic, it’s mean he don’t wanna to continuing talk about that.

Leave a comment »

Finding Destiny (Eps. 49) : Sebuah Chat di Malam Minggu

Chat 1

“Pasti lagi nonton bola” bbm Mia pada Ka Eza. Mia sebel, kenapa siaran Liga Inggris itu harus tiap malam minggu???

“Gak kok, bweee… Lagi jalan ma teman2 nih” balasnya.

It’s End.
Entah kenapa Mia tidak bersemangat untuk bertanya lebih jauh lagi.

***

Chat 2

“Pasti lagi gak di rumah” bbm Mia pada Rama. Mia suka, karena Rama tidak suka nonton bola.

“Iya nih aku lagi nongkrong”

“Dimana?”

“Di Kinibalu”

“Sama siapa?”

“Sama teman2 lama, udah lama banget gak kumpul”

It’s enough.
Mia sudah tau dengan jelas Rama dimana dan dengan siapa.

Leave a comment »

Finding Destiny (Eps. 48) : Jodohku

Dunia ini begitu sempit yaaa…
Aku bertemu begitu banyak orang yang kukenal di berbagai tempat.
Tapi kenapa sampai sekarang kita masih belum bertemu… Jodohku.

Leave a comment »

Finding Destiny (Eps. 47) : Akulah Dia

Dan ternyata obat panas dalam dan sakit tenggorokan bukanlah “Adem Sari”.

Thankyou for ice cream, chocolate, a nintendo game and all snacks.

Now I feel better.

***

Makasih juga buat kamu yang “cukup” care terhadap keadaan dan perasaanku.

Sesungguhnya dia ada di dekatmu.
Tapi kau tak pernah menyadari itu.
Dia slalu menunggumu untuk nyatakan cinta.

Sesungguhnya dia adalah diriku.
Lebih dari sekedar teman dekatmu.
Berhentilah mencari karna kau tlah menemukannya.

Dia mungkin bukan manusia sempurna
Tapi dia selalu ada untukmu
Hanya dia yang t’lah mengenalmu
Dia kan s’lalu setia
(Drive – Akulah Dia)

Leave a comment »

Finding Destiny (Eps. 46) : Sakit

Dari kemarin siang tenggorokan Mia terasa panas dan kering, makan pun tak enak. Mia mencoba mengingat2 apa yang telah dimakannya. Pagi itu ia makan lapat dan pas di tempat kursus makan getuk. 2 makanan itulah yang jadi tersangka penyebab rasa sakitnya ini.

Tidak enaknya adalah, badannya juga ikut panas, sehingga membuat Mia malas beraktifitas (red : padahal emang biasanya juga malas).

Mia mem bbm Rama malamnya karena ada yang ingin ditanyakan. Tapi tak ada jawaban. Tidak biasanya begitu. Rama slalu membalas bbm Mia dan slalu mengabari Mia, ada apa dengan Rama ??

Keesokan harinya baru ada bbm dari Rama. Tuh kaaannn… Rama gak pernah ngacuhin Mia.
“Sory malam tadi aku tidur cepat. Kepala ku pusing dan perut mual. Ini aja masih lemes”

Gubraaakkkkkk…
Kok sakitnya bisa samaan gini yaaa?
Benar2 merasa sehati dengan Rama ❤

Leave a comment »

Finding Destiny (Eps. 45) : Lost

Kehilangan.
Kenapa kita begitu congkak untuk merasa kehilangan?
Bukankah sebelumnya dia memang tidak ada?
Lalu menjadi ada…
Dan kemudian kembali tidak ada.

Ini bukan sebuah kehilangan, sama sekali bukan.
Kita cuma kembali.
Kembali ke keadaan awal dimana dia tidak ada dan sekarang menjadi tidak ada.
Tidak ada yang berubah bukan?
Lalu kenapa harus ada rasa kehilangan?

***

Have a nice day Dear 🙂 with or without you

Leave a comment »