Finding Destiny (Eps. 26) : Jilbab

Mia baru saja menyelesaikan nonton TV nya. Ada yang terasa mengganjal di hatinya. Satu scene di sinetron tadi ada yang mengetuk hatinya dan tidak sesuai nuraninya.

“Yang penting jilbabin hati kamu dulu, baru kamu pake jilbab” ucap sang ayah pada anaknya yang sedang mencoba jilbab baru.

Mia kesal, Mia kecewa dengan sang Ayah. Mia beda pendapat.

Menurut yang Mia pernah dengar, seharusnya kita memang men’jilbab’ i diri kita terlebih dahulu, itu sangat penting. Tidak ada hubungannya dengan jilbab hati ataupun tidak.

Misalkan saja di jalan raya. Punya SIM atau tidak, lancar berkendara atau tidak, kita harus pakai helm kan. Kalau kita pakai helm, maka kemungkinan untuk ditegur dan di razia polisi itu sangat kecil.

Kalau kita tidak pakai helm, maka kemungkinan akan ditegur polisi. Dan apakah kita mungkin akan menjawab “ga usah pakai helm pak, yang penting kan punya SIM dulu atau yang penting kan lancar berkendara dulu”.

Nah itu analoginya. Sebagai seorang muslim, maka ciri khasnya kita adalah berjilbab, kalau kita berjilbab maka orang akan tahu kita adalah muslim. Kalau tidak, maka identitas kita masih diragukan. Wallahu alam.

Mia hanya sekedar ingin berbagi apa yang ada di pikirannya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: