Finding Destiny (Eps. 24) : Cita2

Mia begitu shock ketika membaca sekali lagi info di koran itu. Pupus sudah smua harapannya. Ia memang terlalu teledor untuk tidak membaca setiap detilnya.

***

Mia benar2 merasa kehilangan passion pada hidupnya sendiri. Perasaan useless itu terus menghantuinya.

Dan ketika ia melihat lowongan pekerjaan itu, rasanya smua passionnya kembali, bahkan meningkat dari sebelumnya.
Pekerjaan itu adalah cita2nya dari dulu, saat kesempatan itu datang, apakah ia bisa menyia2kannya?

Walaupun itu berarti ia harus keluar dari zona nyamannya. Ya, aturan “bersedia ditempatkan diluar kota” itu bagaikan momok menakutkan bagi Mia.

Lalu ia harus bagaimana? Ia ingin bisa menggapai cita2nya, dan itu harus dengan pengorbanan bukan?

***

Dan…
Setelah hari2 berat yang dilaluinya, sambil sesekali memikirkan lowongan itu. Akhirnya pada tanggal 24 Mei ia mengirimkan lamarannya via ekspedisi. Masih sempat pikir Mia, toh paling lambat 1 minggu setelah iklan terbit.

Tapi…
Ia baru saja membaca ulang iklan itu. Ada pengecualian ternyata untuk lowongan yang ia lamar, paling lambat tanggal 25 Mei jam 11. Dug… Apakah ekspedisi itu mengantar tepat pada waktunya?

Mia benar2 harus mengubur cita2nya sampai disini. Apalagi ternyata ia tidak lengkap mengirim berkas. Bagaimana mungkin ia bisa melewatkan 1 kotak kecil di ujung yang berisi tentang berkas apa saja yang harus dilengkapi.

Mia diam, tak tahu harus bagaimana.
Mungkin ini bukan jalan hidupnya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: