Finding Destiny (Eps. 18) : Mimpi Lagi

Setelah malam kemarin ia memikirkan Rama sampai terbawa ke mimpi.
Maka malam ini Mia pun masih memikirkan Rama, tapi anehnya yang ada di mimpinya bukan Rama.

Mimpi Mia adalah ia mau merid. Ah, Mia tampaknya ia begitu menginginkannya makanya terbawa ke mimpi.

Ia menikah tanggal 29 april. Dan di mimpi itu ceritanya masih persiapan menuju pernikahannya. Bahkan Mia sudah menyebarkan undangan di facebook dan sudah banyak ucapan selamat untuknya.

Dan lelaki beruntung itu adalah bukan Rama. Lelaki itu adalah orang yang memang slama ini diharapkannya. Orang yang membuat Mia rela menunggu hingga bertahun2. Orang yang membuat Mia tak ingin menjalin hubungan dengan orang lain. Orang yang membuat Mia tak mau menyia2kan waktunya dengan mencintai orang lain.

Orang itu adalah FRANS.

Mia memang masih tidak bisa melupakannya. Jauh di dalam hati Mia masih mengharapkannya, walaupun ada sebagian hatinya yang lain mengharapkan Rama. Tapi peran Frans dihatinya begitu kuat. Mia bahkan tak dapat mengendalikannya.

***

Mia terbangun, langsung mencari hapenya. Membuka notif facebook nya. Tak ada pemberitahuan tentang acara pernikahannya itu. Ia mencari kalender di hapenya, tanggal 14 Mei.

Arggghhhh… 29 April sudah lewat. Harusnya ia sekarang sedang berbulan madu dengan Frans. Tapi sayang itu hanya mimpi.

Entah kenapa Mia selalu merasa mimpinya itu seperti nyata.

***

Kau hanya mimpi bagiku
Tak untuk jadi nyata
Dan sgala rasa buatmu
Harus padam dan berakhir
(Utopia – Antara Ada dan Tiada)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: