Archive for January, 2012

Usia+Pendidikan vs Pernikahan

Kali ini aku masih pengen curhat, topiknya pun masih sama. Tentang sesuatu yang sampe saat ini masih belum kumiliki, masih belum tercapai. And that is Married.

Entah kenapa aku benar2 kepikiran hal ini. Maybe karena usiaku yang udah 25 kali ya. Di saat orang lain sudah pada gendong bayi, aku masih bawa tas belanjaan, what a nice life? Hehhe…

But, it’s problem for me, little sih. Menurut aku semakin tua, smakin sulit nyari pasangan. Ga ngerti juga kenapa ya jumlah cowo yang umurnya di atas gue itu jadi semakin minim.

Faktanya, tiap aku kenalan ma cowo, rata2 dari mereka umurnya lebih muda dari aku, aihhhh…. Setua itukah aku??

And then, pendidikan. Berhubung aku S1, it to be difficult too. So, aku harusnya nyari cowo yang S1 juga donk, ato kalo bisa lebih.

Dan karena keharusan2 itu, aku semakin merasa sulit. Walaupun itu ga harus2 banget, tapi ah masyarakat indonesia. Apa aja bisa diomongin.

Kalo masalah usia sih, aku emang lebih prefer yang tuaan daripada aku. Karena katanya cewe lebih cepat tua, walaupun kenyataannya aku babyfaced gini, hahha…
Kalo about pendidikan, aku gak masalah sih misalnya cuma lulusan SMA tapi usahanya mapan, no problem lah,hehee…

Sebenarnya masih banyak sih temen seumuranku yang belum merid, untungnya ya jadi aku masih bisa menenangkan jiwaku. Yang umurnya di atasku juga masih ada. Aku sih sebenarnya fine2 aja (ga fine2 banget sih) tapi intinya aku masih bisa bersabar. Tapi lingkungan ini, oh Geez begitu kejam.

Sangat berharap bisa merid tahun 2012 ini, aminn Ya Allah.
Just want to make my parents happy with that.

Advertisements

Leave a comment »

Ehem Jogja Ehem

Ih nge post lagi. Maruk banget ah *timpuk pake ‎​ ßlackßerry™ 

Ini tentang liburanku ke jogja. Setelah harga tiket yang ternyata turun setelah aku booked.

Sekarang aku juga harus dibebani dengan tanggal en jadwal yang ga pas ma temen2ku. Aihhh ternyata banyak temenku yang mau ke jogja juga.

Ka rudi minggu ini, hikss padahal pengen banget ketemu kakaku yang satu ini.

Minggu depan setelah aku adalah yanti. Padahal asikk juga kalo ada temen bareng.

Terus sapa lagi ya? Tadi berasa banyak aja gitu,hehhe….

Smoga liburanku ke jogja kali ini menyenangkan en bisa jalan2 sepuasnya. Yang terpenting bisa ketemu my Man.

Leave a comment »

Menyesal ???

Malam ini memang ga berniat tidur cepat. Tadi rencananya mo nulis cerpen or baca tulisan yang dulu2, eh malah jadi blogwalking.

Jalan-jalan ke blog nya mas hoeda. Dan lagi-lagi harus membaca tentang cinta yang terlambat. Ah, ini adalah hal yang telah kupikirkan dari lama dan telah sering kubahas dengan sahabatku.

Itulah mengapa, sampai saat ini aku masih menunggunya. Aku tak ingin menyesal. Aku tak ingin ketika aku menikah nanti, masih ada cinta untuknya. Aku ingin menikah dengan orang yang kucintai. Amiin.

Btw, bicara tentang menyesal. Menyesal itu ga ada gunanya sih sebenarnya. Aihhh tadi itu sempet nyesal juga sih. Tapi sekarang sudah merelakannya. Itu… Emmm.. Itu… Aku nge book tiket, eh harganya turun, selisih nya jauh pula. But apa yang bisa aku lakukan? Ya sudahlah. Ikhlaskan saja, hehhe….

Leave a comment »

Mengenal diri sendiri

Aku kalo lagi emosi, lagi bete, lagi sebel, akan bertindak tanpa logika. Aku cuma akan egois dan meluapkan emosiku. Tanpa mau mendengarkan penjelasan orang lain.

Dan kemudian setelah smuanya reda, maka aku akan menyesali keputusanku. Tapi untungnya slalu punya kesempatan untuk memperbaiki semuanya.

Ah, ini slalu terulang, padahal aku sudah menyadarinya.

Smoga kedepannya bisa lebih baik lagi.

Leave a comment »

Tentang Perasaanku

Gapapa ya aku nulis lg, tiap hari nulis terus nih. Kalo yang ini rasanya benar2 nyesek kalo ga diungkapkan, huffff…

Aihhh… Lagi2 aku menyesal. Padahal sudah bertekad tak ingin menyesal untuk keduakalinya. Setelah hubunganku dengan Yun yang tak sempat terungkapkan dan kini aku kehilangannya, walaupun aku masih mengharapkannya dan masih merasa dia itulah “my man the one and only”.

Kenapa aku ga berani ya ketemu dia? Antara menyesalinya dan tidak. But, it’s my choice.

Ya, aku memang sudah feel and think about it dari lama. Aku ga pengen ketemu dia dengan direncanakan. Aku ingin saat kami ketemu nanti itu karena takdir. Tanpa janji dan tanpa kata-kata.

Yah, lagi2 sama seperti aku dan Yun. Kami ketemu, dia negur aku dulu walaupun aku sempat pengen pura2 tidak kenal. Lalu kami ngobrol, becanda, oh it’s sweetest moment i have.

Aku sabar kok, menunggu saat itu. Jadi, gapapa yah kemarin ga jadi ketemu, aku ga payah kan? Haiyaaaa kenapa dia juga memanggilku “payah”, like as Yun call me.

Entah Yun atau dia, membuatku tertarik dengan cara yang sama. Tapi Yun ga ngerokok, wadohhh jadi membandingkan mereka lagi, hihhi…

Kapan ya aku bisa ketemu dia? Udah berapa lama ya kenal? Setahun lebih deh kayanya…

Leave a comment »

My First Book

Oke, setelah cerita sebelumnya yang sepertinya curhat abis en unyu unyu menyedihkan gitu. Sekarang aku mo cerita yang menggembirakan. Sebenarnya bukan hal yang membanggakan banget. Walaupun saat itu sumpah gue bahagia banget en girang segirang-girangnya.

Whats? Ada apa emang?

Iyaaaaa, akhirnya tulisanku dibukukan. Ga 1 buku penuh sih, antologi gitu, kumpulan cerpen, dan ada 2 cerpenku yang dimuat, bangga donk. Berikut penampakan cover bukunya.

But, aku mulai kecewa saat buku itu datang. Ya, sebelumnya kecewa juga sih, karena sebagai salah 1 penulisnya aku juga disuruh beli, ga dapet, hiks… But, oke aku pikir ya belajar menghargai karya sendiri. Tapi, ketika bukunya datang kekecewaanku meningkat karena di sampulnya ga ada namaku en nama-nama penulis lain. Cuma ada nama orang yang ngadain sayembara itu padahal karyanya cuma 1 yang dimuat. Lalu aku beranjak membuka daftar isi, oh Geez nama kami tetap ga ada disitu. Jadi nama kami ada dimana?

Cuma di halaman cerita itu.

Look at this !!!

Royalti yang dijanjikan pun tak kunjung ada. Yah, biarlah ini jadi pengalaman agar kedepannya aku bisa lebih berhati-hati lagi en jangan mudah percaya gitu aja ma orang.

Ayuks… Ayuks… Yang mau beli buku aku, buruan order…

Leave a comment »

Inikah Rasanya (Lagi)

To be continue nih gara2 nonton dvd drama korea tadi. Ceritanya pas banget tentang penggangguran juga,hahha…

Bedanya dia itu dipecat dan harus menghidupi keluarganya.

Yah, itulah. Aku sekarang jadi mengerti dan lebih legowo dengan pendapat orang2 itu. Mereka begitu rempong dengan keputusan resign ku maybe karena mereka punya tanggungan. Like as temen2 kantor yang juga begitu ingin keluar tapi masih terhalang beban itu.

Aku memang bukan orang yang free2 banget. Aku ada kredit motor, tanah, itu aja sih. Tapi aku berani, aku berani memilih untuk hidupku.

Semua orang pasti punya tanggungan. Dan lagi aku punya tabungan, aku menyiapkan untuk resign ku ini. Itulah bedanya aku dengan mereka. Aku siap.

Sombong banget ya gue, ahahahaha…

Oiya, sebel banget deh dengan tetanggaku itu, lagi2 say something yang aku ga suka. He says “Enak donk Mujay sekarang di rumah aja. Ga ada beban”.
Hey, what’s hell? Apa maksudnya berkata seperti itu. Entahlah apa yang ada di pikirannya.

Sampai saat ini aku memang belum mencari kerja, bukan karena tidak mau atau apa. Yah, aku masih ingin take a rest. Dan yang terpenting duitku masih banyak, wahahahahaha….

Leave a comment »